Sunday, February 25, 2018

Bapak dan Bom


Bapak dan bom
Saat akan masuk FK, rektornya dr Suroyo. Beliau menceriterakan tentang bapak, yang tugasnya menggendong bom. Ada kisah yang berkesan pada bapak, saat dengan Cureng mengebom PKI tahu 1948.
Foto ini dari masa yang lebih awal. tahun 1946. Pertemanan bapak dan dr Suroyo ternyata sudah lama. Bapak juga menggendong bom bukan hanya tahun 1948.
Foto ini saya dapati di Museum Brawijaya Malang. Sengaja kunjung, diantar sepupu dr Soemardini Dien, dan dua ponakan, Asri Aci Hapsari dan Medya.


 

Bapak dan Persahabatan

Bapak dan persahabatan
Bapak banyak mempunyai pertemanan yang baik. Salah satunya dengan pak Munadi, yang saat tahun 1966 hingga 1974 menjabat gubernur Jawa Tengah. kurun yang sama, kami sudah di Jakarta, saya belum kuliah, sehingga masih sering bisa bersama berkendara pergi pulang jakarta- Surabaya, dengan persinggahan Semarang.
Pasti ada makan siang di Puri Gedeh. Bu Munadi yang luwes berkain kebaya dan bersangggul lebar, selalu menyediakan hidangan di meja kaman. Pak Munadi merusak tatanan dengan mengajak kami, anak temannya makan di halaman saja.
Pada foto, yang saya jumpai juga di Museum Brawijaya di Malang, nampak pertemanan sudah dijalan setidaknya sejak tahun 1950.