Pada baris terbawah ada bhre Kertabumi (Brawijaya V). Raden Patah yang putra Brawijaya V dari selir berdarah Cina lahir di Palembang. Ini terjadi karena permaisuri Brawijaya V, Ratu Dwarawati,yang berdarah Campa, cemburu. Selir Cina diserahkan kepada Arya Damar untuk dijadikan istri. Lahirlah raden Patah di Palembang.
Tuesday, February 7, 2017
Raden Patah dan Runtuhnya Majapahit
Dikisahkan pada Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda, Sunan Ampel
melarang Raden Patah memberontak pada Majapahit karena perbedaan agama.
Brawijaya V, tetaplah ayah raden Patah. Namun sepeninggal Sunan Ampel,
Raden Patah tetap menyerang Majapahit. Pada serangan itu Brawijaya V
moksa.
Prof Dr N. J. Krom dalam buku Javaansche Geschiedenis dan
Prof Moh Yamin dalam buku: Gajah Mada menuliskan, bukanlah Demak yang
menyerang Majapahit saat pemerintahan Brawijaya V, tetapi Prabu
Girindrawardhana tahun 1478 M. Prabu Girindrawardhana selanjutnya
menjadi Brawijaya VI. Pemerintahannya tidak lama, patihnya melakukan
kudeta dan mengangkat dirinya menjadi Prabu brawijaya VII. Perang antara
Demak dan Majapahit berlangsung pada masa Brawijaya VII.
Raden Patah dan Kerajaan Islam Pertama di Indonesia
Saat tour di Jogya tanggal 20-23 januari 2017, senang
sekali mendapat guide berlisensi, pak hartono. Setidaknya menambah sedikit
pengetahuan saya tentang hubungan majapahit dengan kerajaan Islam di Indonesia.
Pak Hartono
menyebutkan Mataram kuno dan mataram Islam. Ada raden Patah, alias Jin Bun yang
disebutkan gagah oleh pak Hartono, yang mendirikan Kerajaan Demak. Jin Bun
dikisahkan lahir di Palembang tahun 1455, putra raja
Majapahit, Brawijaya V dengan Putri Campa (Siu Ban Ci?)
Demak yang merupakan bermula
merupakan kadipaten yang berada di bawah kekuasaan Majapahit, Adipati Raden
Patah alias Jin Bun, bergelar Senapati Jimbun atau Panembahan Jimbun memeritah
tahun 1500 – 1507. Ayah dari Trenggana, dan raden Kikin dan kakek Sunan
Prawoto, Ratu Kalinyamat, Mas Cempaka dan pangeran Timur ini memisahkan diri
dari saat Kerajaan Majapahit runtuh. Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam
pertama dengan lokasi yang sangat strategis, antara pelabuhan Bergota dengan
kerajaan Mataram Kuno dan Jepara. Kekuasannya mencakup Banjar, Palembang,
Maluku dan bagian Utara Pulau Jawa. Bergelar lengkap Senapati Junbung
Ngabdurrahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama,
Raden Patah wafat pada tahun
1518. Sebagai adipati demak, tahun 1507, Adipati Jimbun dilanjutkan oleh Pati
Unus, yang selanjutnya oleh SultanTrenggana.Nama-nama yang saya kenal entah
dari pelajaran sejarah atau kisah-kisah yang saya baca saat kecil.
Ada kisah Ratu Kalinyamat
yang bertapa tanpa busana, hanya ditutupi rambutnya yang panjang. Senang saja
mengenali sejarah Islam di Nusantara.
Sisa peradaban kerajaan Demak sehubungan dengan
Islam yang sampai saat ini masih ada, ialah Masjid Agung Demak.
Dalam kehidupan sosial dan budaya, sudah diatur dengan hukum Islam, sebab pada dasarnya Demak merupakan tempat berumpul Wali Sanga. Saat itu sunan kalijaga memelopori dasar-dasar perayan Sekaten untuk menarik masyarakat agar memeluk Islam. Saat berkunjung ke Trowulan, bersama bungsu,di sisi lain makam Brawijaya V, ada makam konon puri Campa, yang sudah berupa makam Islam.
Dalam kehidupan sosial dan budaya, sudah diatur dengan hukum Islam, sebab pada dasarnya Demak merupakan tempat berumpul Wali Sanga. Saat itu sunan kalijaga memelopori dasar-dasar perayan Sekaten untuk menarik masyarakat agar memeluk Islam. Saat berkunjung ke Trowulan, bersama bungsu,di sisi lain makam Brawijaya V, ada makam konon puri Campa, yang sudah berupa makam Islam.
Friday, March 11, 2016
Laporan
Time Up and Go Test AUSSI
10
Februari 2016
Pendahuluan
Seseorang dikatakan berusia lanjut terbagi atas tiga kelompok. Kelompok usia
lanjut (elderly) usia berusia 60 – 74
tahun, lanjut usia tua (old) 5 – 90 tahun, dan usia sangat tua (very old) di
atas 90 tahun.
Usia lanjut ditengarai dengan antara lain
instability, yang meningkatkan resiko jatuh. Time up ang go test merupakan uji
yang mengukur fungsi mobilitas secara keseluruhan, menilai kemampuan transfer (
berpindah tempat), berjalan dan merubah arah, yang merupan uji untuk
memperkirakan resiko jatuh.
Uji Time Up and Go Test
Pelaksanaan
: Rabu, 10 Februari 2016
Tempat
: Club House AUSSI
Apartemen Brawijaya lantai dasar unit 6-05
Jln . Brawijaya XII/ 1
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan- 12160
Hasil Uji Time Up and Go Test
Peserta time up and go test berjumlah 40
orang, 38 orang dengan data, 2 orang tidak mengisi data. Peserta berusia antara
54 tahun hingga 82 tahun. Umur rerata 73 tahun. Merata pada semua usia,
bejumlah 4 orang masing-masing pada usia 73 tahun, 76 tahun dan 77 tahun. Jadi
peserta kelompok Aussi termasuk dari usia pertengahan (middle age) hingga lanjut usia tua (old).
Dilaporkan penyakit penyerta berupa
osreoartritis (OA), penyakit jantung, hipertensi, asam urat, kolesterol,
dispepsia, artritis, skoliosis, vertigo, thyroid dan asma. Terbanyak
OA, 10 orang (20%), hipertensi 9 orang (18 %), dan penyakit jantu serta kolesterol masing-masing
7 orang (14 %). Enam orang tidak mengisi
penyakit penyerta yang diderita.
Hasil uji time up and go, didapati rerata
10, 2 detik ( minimum 7,06 detik, maksimum 16,05 detik).
Kesimpulan:
Bila melihat rerata usia (73 tahun), maka
untuk kelopmpok AUSSI, didapatkan hasil
cukup baik, karena usia 73 tahun waktu tempuh normal 9,2 detik (8,2- 10,2).
Jakarta, 17 Februari 2016
Dr. dr. Nury Nusdwinuringtyas, Sp.KFR-K, M.Epid.
Tuesday, February 2, 2016
JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU
Dino iku ono 7 (pitu): Maksudte PITU ugo bisa kanggo PITUTUR, PITUDUH,
PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo sareng2 disimak nggih? 🏻
1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)
2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)
3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)
4. KEMIS: LUWIH BECIK MINGKEM TINIMBANG LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)
5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)
6. SABTU: INSAP -PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong ngedan, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)
7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo sareng2 disimak nggih? 🏻
1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)
2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)
3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)
4. KEMIS: LUWIH BECIK MINGKEM TINIMBANG LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)
5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)
6. SABTU: INSAP -PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong ngedan, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)
7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
Subscribe to:
Posts (Atom)

















