Saturday, February 13, 2010

Nyeri pada bahu- bicipital tendinitis (mungkin)


Mbak An (belum ijin , jadi pakai nama “samara”) yang manis mengirimkan SMS: Terima kasih dokter Nury, saya sudah bisa kembali bekerja.

Nyonya muda ini dikirim seorang sejawat dengan dugaan diagnose Frozen Shoulder , terjemahan bebasnya bahu beku.

Dari anamnesa saya dapati akivitas mbak An harus sering melakukan gerakan berulang ritmis yang menyebabkan bahu pada posisi sebagai penumpu dan pemandu gerak. Rumit ya.

Saya mulai dengan anatomi bahu, karena otot bicep merupkan bagian dari gelang bahu.

Anatomi

Bahu merupakan persendian yang disusun oleh tiga tulang, tulang lengan atas (humerus), tulang scapula, yang lebar pada bahu sisi punggung dan oleh orang Jawa disebut entong- entong , serta klavikula, , tulang yang melintang dari bahu menuju leher.

Ujung atau kepala tulang lengan atas berbentuk bulat seperti bola yang sesuai dengan socket tulang scapula. Oleh karena itu persendian bahu dikenal sebagai ball-and-socket joint. Otot bisep terletak pada lengan atas sisi depan. Berfungsi saat menekuk siku dan memutar tangan , dan juga membantu menstabilkan bahu.

Otot bisep, sesuai dengan namanya ,mempunyai dua tendon yang mengkaitkan pada bahu. Tendon yang panjang melekatkan pada sisi atas socket bahu (glenoid). Tendon bisep yang pendek melekatkan pada bump pada entong- entong yang disebut prosesus korakoideus. (coracoids process).

Bisipital tendinitis

Bisipital tendinitis terminology yang menggambarkan peradangan pada tendon bisep yang panjang . Literature menyebutkan , pada stadium awal , tendon menjadi kemerahan dan bengkak, dan selanjutnya akan terjadi penebalan pada pembungkus tendon.

Terapi :

Istirahat : menghindari gerakan berlebihan pada bahu.

Ice -es. Lelakkan cold pack 20 menit . ulangi beberapa kali . Es tidak diharapkan diletakkan / dipaparkan langsung pada kulit

Nonsteroidal anti-inflammatory medicines. Saat ini obat golongan ibuprofen and naproxen digunakan untuk menurunan nyeri dan pembengkakan . obat dapa berupa olesan dan obat minum, injeksi.

Selain obat , dapat diberikan laser tenaga rendah, ataupun modalitas panas atau dingin sesuai tahapan .

Injeksi steroid: Steroid, seperti kortison sangat efektif sebagai anti radang. Injeksi langsung pada tendon akan meredakan nyeri. Namun harus dengan pertimbangan karena dapat menyebabakan tendon yang sakit menjadi lebih lemah, sehingga mudah robek.

Terapi fisik

Peregangan dan latihan penguatan yang spesifik diperlukan untuk memperbaili lingkup gerak sendi bahu dan menguatkan bahu.

Bagaimana nyonya muda kita?

Saya dapati pembengkakan dan nyeri saat ditekan pada tendon yang panjang , tepat pada area yang saya kenali sebagai sulkus bisipitalis. Area yang agak mencekung pada lengan atas yang memungkinkan tendon bergerak dengan mulus.

Nyonya muda yang merencanakan putra pertama ini sesuai pekerjaannya harus melakukan kerja tulis yang banyak, tepatnya ratusan tanda tangan dalam sehari. Sesuai dengan sifat tendon untuk bekerja menekuk siku dan memutar tangan .

Kesimpulannya : bisipital tendinitis , terjadi karena gerak berulang menekuk dan memutar tangan , disertai harus menjaga stabilitas bahu.

Apakah sejawat saya salah diagnose? Tidak juga, bisipital tendinitis membawa keluhan dan gejala seperti Frozen shoulder ,dan bila keadaan nya tidak segera diatasai, akan benar-benar menyebabkan bahu beku, suatu keadaan bahu tidak bisa digerakkan ke semua arah. Tentu saja dengan kesakitannya , mbak An yang cantik tidak berani menggerakkan bahunya.

Pada mbak An, saya berikan pain killer dan antiinflamasi dalam bentuk infuse yang diberikan empat hari berturut- turut. Setiap kali pemberian memerlukan waktu empat jam. Plus harus istirahat , tepatnya mengistirahatkan lengan kanan , berjalan agar lengan tidak menggantung , saya sarankan untuk memasukkan dalam saku, dan membiasakan tanda tangan dengan bahu tidak tergantung.

Yang harus dimengerti lagi, penyembuhan merupakan proses, dua minggu diperlukan agar mbak An yang cantik kembali beraktivitas penuh.

No comments: