Friday, March 28, 2008

plantar fasiitis



Serangan Fajar

Sabtu, 22-03-2008 21:15:50 oleh: Nury Nusdwinuringtyas
Kanal: Kesehatan

Serangan Fajar……"Bu dokter, boleh nanya ya, .. Kalo tumit sakit, setiap bangun tidur, pas ditapakkin di lantai atau mau berjalan, tumit (telapak kaki) sakit/ngilu banget……” Aha, Silvi Anhar (mampu) mendeskripsikan dengan sangat baik.

Paling banyak karena peradangan fasia telapak kaki, suatu jaringan sepanjang telapak kaki yang menghubungkan tulang tumit dengan ibu jari kaki, nama kerennya:

” Plantar Fasiitis.”

Tanda dan gejala

Waspadai keadaan ini bila:

  • Nyeri tajam yang menusuk, terutama pada bangun tidur, saat langkah pertama;
  • setelah berdiri lama, saat bangkit setelah duduk,
  • setelah olah raga (tidak pada saat latihan), dan
  • bengkak pada tumit.

Meskipun bisa mengenai kedua kaki, lebih sering terjadi hanya pada satu kaki.

Penyebab

Sesungguhnya fasia ini berfungsi sebagai pembentuk lengkung kaki yang merupakan peredam kejut. Fasia akan ”robek” bila terjadi tekanan menjadi terlalu besar, atau tekanan yang berulang.

  • Aktivitas fisik yang berlebihan, seperti pada pelari jarak jauh.
  • Aktivitas rumah tangga pun bisa menjadi pemicu, misalnya mengangkat peralatan yang berat.;
  • Sepatu yang tidak nyaman, tidak menopang lengkungan kaki dengan baik, longgar , sering menggunakan high – heel, tendon Achilles yang memendek , menyebabkan tarikan pada jaringan lunak sekitarnya.;
  • Pada penyandang diabetes, keadaan ini sering terjadi.
  • Berat badan berlebihan,
  • kehamilan,
  • tapak kaki leper (tanpa lengkung) , atau sebaliknya, lengkungan berlebihan
  • pertambahan usia , saat lengkungan mulai berkurang secara alamiah

Pencegahan

  • Mencegah memang lebih baik, upayakan:
  • Berat badan yang ideal
  • Sepatu yang menopang lengkung kaki dengan baik , segera ganti sepatu bila sudah tidak lagi menopang lengkung kaki dengan baik
  • Lakukan pemanasan, lakukan aktivitas dengan peningkatan intensitas bertahap
  • Saat bangun tidur, mulai aktivitas dengan meregangkan betis

Apa yang bisa dilakukan

  • Berikan es, dilapisi kain, pada area nyeri, 20 hingga 30 menit, tiga hingga 4 kali per hari. Hal ini membantu meredakan nyeri dan peradangan
  • Kurangi berjalan, alihkan aktivitas olah raga dengan pembebanan pada kaki hingga nyeri mereda. Alihkan pada aktivitas berenang ataupun bersepeda.
  • Latihan peregangan berkala

Kapan mencari pertolongan medis

  • bila aplikasi es, peregangan, pengubahan aktivitas menetap setelah beberapa minggu
  • bila terdapat hal lain seperti diabetes, atau hal-hal lain yang menyebabkan gangguan sirkulasi darah pada kaki

Apa yang dilakukan seorang dokter?

Pertanyaan tentang gejala, pemeriksaan untuk mencari titik nyeri. Permintaan rontgen foto untuk memastikan penyebab, terutama menyingkirkan patah.

Terapi:

  • Pereda rasa sakit golongan NSAID sangat biasa diberikan.
  • Terkadang diperlukan alat bantu yang bisa digunakan: penyangga lengkungan kaki (arch support), yang bisa dipakai/ diletakkan dalam sepatu, ; bidai yang digunakan pada malam hari yang disebut night splint, karena di gunakan saat tidur malam hari

Latihan peregangan dapat diakses pada:

http://nury-nus.blogspot.com/2008/03/latihan-peregangan-pencegahan-plantar.html



Sumber: Mayo Clinic

12 komentar pada warta ini

Senin, 24-03-2008 11:32:13 oleh: Silvi Anhar

duh bu dokter, makasih banget... silvi coba deh saran bu dokter.


Senin, 24-03-2008 23:07:32 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Silvi,
jangan lupa menguatkan kaki, sepatu yang "proper",
kalau kaki sisi lengkungannya serasa "melayang", sepatu sudah perlu diganti

selamt bertugas bu guru manis




Selasa, 25-03-2008 08:31:58 oleh: Agus Mardhika

kirain serangan fajar yang itu....


Selasa, 25-03-2008 12:34:45 oleh: Retty N. Hakim

Wah bu dokter, kalau kakinya beda gimana ya? Kok kaki kiri selalu lebih sering terkena masalah dan kaku (juga kram) daripada kaki kanan? Terima kasih konsultasi gratisnya he..he...he...


Selasa, 25-03-2008 20:45:52 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Mas Agus, paling membuat mas Agus tertarik membaca

kalau belum bermanfaat saat ini, mungkin suatu saat bisa diingat,


Selasa, 25-03-2008 20:51:10 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Mbak Retty, apa kabar,
Selamat Paskah, libur panjang ya, beberapa hari tidak tampil
Ho, ho, emangnya mbak Retty bisa gratis, tunggu saja nanti saat gathering

Kram merupakan kontraksi otot yang memendek, secara tiba-tiba, singkat , yang menimbulkan nyeri.
Kram bisa terjadi pada orang sehat , terutama setelah melakukan aktiviras berat., namun sering juga terjadi pada malam hari. Untuk mencegah, saat akan melakukan aktivitas, lakukan pemanasan dulu , dengan streching/ peregangan. Baik juga peregaangan dilakukan setelah aktivitas yang lama , terus menerus selama 2 jam, misalnya duduk lama di depan komputer, duduk lama di mobil, di pesawat.
Bila terjadi pada betis, segera lakukan peregangan pada betis dengan menarik jari-jari kaki terutama ibu jari ke atas (seperti pada latihan peregangan plantar fasiitis), perlahan-lahan, kompres dengan ice pack sekitar area kram

Ditengarai sering terjadi bila asupan kalsium kurang. Kalsium merupakan mineral amat penting untuk bagi metabolisme tubuh, terutama pada kerja jantung dan pergerakan otot.

Suatu jurnal tahu 1998 menyebutkan, asupan vitamin B, mengurangi terjadinya kram.

Kalau terjadinya sesisi, mbak Retty ”adil” tidak saat memberikan beban pada kaki


Selamat memilih solusinya


Rabu, 26-03-2008 05:02:24 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

mas Agus,
ada kata yang hilang, maksud saya paling tidak bisa membuat mas Agus tertarik meng "klik"

kalu buat para laki-laki memang agak jarang terjadi


Rabu, 26-03-2008 08:15:31 oleh: Meidy

OOT:

Dr Nury, apa yang dimaksud dengan DXA, BMD, T Score, Z score dan Osteopenia.

Soal Calcium kira-kira berapa banyak sebaiknya yang kita konsumsi setiap hari. Apa cukup dengan minum Kalk ? Trus saya liat ada beberapa suplemen yang mengatakan Calcium nya itu dari Oyster (cangkangnya kali ?), dlsb. Saya tidak suka minum susu karena pasti sakit perut.

Saat ini Back Pain saya balik dan mamamia.. lumayan mengganggu jadi saya usahakan agak rajin fisio dan senam.

Thanks, dok.


Rabu, 26-03-2008 10:57:07 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Meidy,Selamat Paskah, biar sudah lama lewat, tak “tampil’ agak lama juga ya

DXA, merupakan singkatan dari Dual –Energy X-ray Absorptiometry, salah satu dari beberapa tehnik melihat densitas/ kekokohan tulang

BMD = Bone Mineral Density ;


T-score dan Z-score merupakan “bagian” dari pelaporan setelah dilakukan pemeriksaan BMD

Osteopenia= merupakan salah satu kategori keadaan tulang kita;

Kategori melingkupi, normal, osteoenia, osteoporosis,

WHO menambahkan satu lagi, severe or established osteoporosis. WHO merujuk pada nilai dewasa muda dengan nilai T-score sebagai nilai rujukan

Untuk mudahnya , pada layanan klinik biasanya dibuat suatu pola dengan gradasi warna;
hijau= normal; kuning= osteopenia; merah =osteoporosis

Jadi DXA merupakan (salah satu alat) untuk memeriksa BMD, hasilnya antara lain dilaporkan dalam bentu T-score dan atau Z-score; dari berbagai hal, termasuk umur, jenis kelamin dan sebagainya, di simpulkan osteoporosis, atau osteopenia, bahkan normal; untuk menentukan tindakan selanjutnya , antara lain saran asupan Calcium

Calsium di anjurkan antara 1000 hingga 1500 mg perhari, tidak perlu dari susu, tablet kalk biasa malah enak. ada yang bisa di kunyah

Yang dari cangkang (misalnya cangkang rajungan) itu glukosamin – chondroitin, ditujukan untuk persendian

Meidy scoliosis ya? Sebanding saja aktivitas tegak dengan “istirahat”. Kapan rotgen terakhir ?

Mudah-mudahan menjawab pertanyaan Meidy


Rabu, 26-03-2008 11:14:59 oleh: Meidy

Rontgen terakhir Mei 2007 waktu Medical Check Up di KK Hospital. Pernah juga MRI di Mt.E (2001).

Iya, saya scoliosis, dok. Dari scoliosis ini banyak mendapat pelajaran mulai dari gak enaknya kalo kumat sampe bertemu dokter yang banget-banget arogannya, n dipastikan gak umur panjang kata beliau.

Sekarang jadi tahu arti warna-warna pada hasil pemeriksaan saya. Mungkin kalo ada gejala degenerasi dehidrasi pada tulang sebaiknya jangan ke chiropractor ?

Thanks atas penjelasannya, dok.


Rabu, 26-03-2008 11:30:06 oleh: Nury Nusdwinuringtyas

Aduh kasihan Meidy,
umur bukan jatah kita yang menetukan, (meskipun) memang kapasitas paru (cenderung) berkurang pada scoliosis
kapan-kalpan lakukan spirometry, supaya jelas kapasitas paru Meidy

Betul Meidy, yang ke chropractor diharapkan tulang pada keadaan densitas normal

Foto -foto rontgennya upayakan di simpan, bukan hanya kertas jawaban dokter spe. radiologi,

Setiap disiplin ilmu punya "pakem" cara membaca , meskipun secara garis besar sama

Sampai jumpa Meidy


Kamis, 27-03-2008 19:17:53 oleh: Ferius

Dokter Nury, saya baru saja selesai presentasinya dan baru saja dapat bahannya...Hehehe...Saya buat bertahap ya dok, mau presentasi jurnal sebentar lagi. Atau dokter Nury mau bahannya saya kirimkan ke email dokter dulu?

No comments: